PERAN MIKROORGANISME EM4 PADA REAKTOR MICROBIAL FUEL CELL DENGAN SISTEM DOUBLE CHAMBER
Abstract
Seiring berkembangnya teknologi dan industri di dunia memberikan beberapa dampak positif dan juga ada dampak negatif. Salah satu dari dampak negatif itu adalah meningkatnya kebutuhan akan energi listrik yang mengakibatkan meningkatnya penggunaan bahan bakar fosil. Penggunaan bahan bakar fosil dapat berdampak pada lingkungan. Oleh karena itu pengembangan sumber daya alternatif seperti MFC (Microbial Fuel Cell) ini sangat di butuhkan demi mengurangi konsumsi bahan bakar fosil. MFC adalah bioreaktor yang mengubah energi kimia senyawa menjadi energi listrik melalui reaksi katalitik mikroorganisme dalam keadaan anaerob. Berdasarkan beberapa penelitian, banyak bakteri yang memiliki potensi besar untuk menghasilkan listrik dengan menggunakan metode ini.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jenis bakteri pada larutanEM4 terhadap Cr(VI),pengaruh jenis dan konsentrasi bakteri yang digunakan pada produksi bio-listrik. Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium. Hasil yang diperoleh dianalisa dengan multimeter agar diketahui power density dan spektrofotometer Uv-vis untuk identifikasi logam Cr(VI) yang tereduksi menjadi logam Cr(III).
Keywords
alternatif; biolistrik; mikroorganisme; terbarukan
Full Text:
PDFReferences
Kumalasari, P. I. R. A., Pembimbing, D., Magister, P., Keahlian, B., Proses, T., Kimia, D. T., & Industri, F. T. (2017). PENGOLAHAN LIMBAH LOGAM Cr SEBAGAI PENGHASIL BIO-LISTRIK DENGAN.
Prayogo, F. A., Suprihadi, A., & Raharjo, B. (2017). Subtilis Dengan Substrat Limbah Septic Tank Serta. Jurnal Biologi, 6(2).
Sophia, A. C., & Sai, S. (2016). Modified microbial fuel cell for Cr(VI) reduction and simultaneous bio-electricity production. Journal of Environmental Chemical Engineering, 4(2), 2402–2409. https://doi.org/10.1016/j.jece.2016.04.025
Ui, F. T. (2011). Universitas indonesia optimasi kinerja.
DOI: https://doi.org/10.58267/petrogas.v1i2.24
Refbacks
- There are currently no refbacks.




